Antara Dinar dan emas batangan..

Pada tulisan saya sebelumnya saya membahas tentang pencarian emas batangan di kota bandung, sebenarnya pada saat itu saya juga sempat melirik satu lagi pilihan investasi emas yaitu koin emas dinar.
Tentu saja dinar yang saya maksud berbeda dengan dinar irak, dinar ini adalah koin emas 22 karat dengan berat 4,25gram, atau setara dengan sekitar 3,9xx gram emas 24 karat.

Salah satu kerugian dari koin dinar ini di indonesia adalah adanya pajak perhiasan sebesar 10%, hal ini sebenarnya cukup aneh karena sepanjang penelusuran saya negara lain seperti malaysia atau bahkan inggris sudah menghilangkan pajak ini terhadap koin dinar..

Akan tetapi seiring berjalannya waktu menurut saya dibandingkan emas batangan, koin dinar sekarang terlihat lebih menguntungkan..

Yang pertama adalah mulai banyaknya wakala, wakala sejauh yang saya tangkap suatu tempat penjualan dinar yang dikelola oleh suatu lembaga islam tertentu, untuk daftar wakala anda bisa melihat di situs http://islamhariini.wordpress.com/

Ada juga tempat jual-beli dinar independen yang tidak berafiliasi dengan lembaga islam tertentu seperti geraidinar.com. Biasanya mereka sama-sama membuat dinar di PT.Antam dan anda akan mendapatkan sertifikat keaslian ketika membeli koin dinar, tapi apakah yang dibeli di geraidinar sama bentuknya dengan yang ada di wakala saya kurang tahu karena belum pernah membeli.

Disini saya tuliskan adanya wakala/tempat penjualan dinar ini suatu keuntungan karena harga jual-beli yang mereka tawarkan memperhitungkan seluruh komponen harga, biasanya perbedaan antara harga jual dan beli adalah sekitar 10 ribu pergram. Hal ini cukup menguntungkan bagi para pembeli yang memiliki modal kecil.

sekedar perbandingan apabila kita membeli emas batangan seberat 5 gram, komponen harga pembuatannya dan lain-lain termasuk keuntungan penjual bisa mencapai 100 ribu rupiah dan ketika kita akan menjualnya maka komponen harga yang dihitung hanyalah harga emas murninya saja, belum lagi biasanya dari harga emas murni tersebut ada potongan 5000-10.000 per gram.

Keuntungan kedua adalah mulai adanya usaha untuk memproduktifkan dinar, satu yang baru saya temukan ada di geraidinar yang menawarkan qirad.. Dikonteks ini qirad sepengetahuan saya seperti penyertaan modal.. anda menitipkan dinar yang sudah anda beli untuk dijual kembali.. dari sini anda akan mendapatkan setengah keuntungan dari penjualan dinar anda

Sejauh ini saya belum menemukan model investasi untuk emas batangan fisik, padahal untuk umat islam apabila memiliki harta > 85gram emas selama 1 tahun maka diwajibkan untuk membayar zakat harta, kalau kita memiliki emas batangan 100 gram yang disimpan di rumah terus, maka dalam beberapa tahun bisa saja emas kita habis hanya tinggal 85gram karena terpotong oleh zakat setiap tahunnya.

Saat ini saya tengah berharap tebitnya tabungan berbentuk koin dinar, sebenarnya dari tahun lalu bank HSBC syariah dan Bank Syariah Mandiri sudah memberitakan akan menerbitkan tabungan dinar tersebut, tapi sepertinya masih terganjal oleh kebijakan BI yang tidak mengijinkan terbitnya tabungan ini. Hal ini sangat disayangkan, padahal negara tetangga kita malaysia saja sudah memiliki tabungan dinar tersebut.. kita memang selalu ketinggalan dalam hal inovasi..

8 Responses to Antara Dinar dan emas batangan..

  1. narpen says:

    loh ko ada foto?? chu ente udah beli dinar juga??? muke gile..๐Ÿ˜€ ngomong2 soal zakat, “penghasilan” kita udah masuk kategori kena zakat belum ya chu??

  2. dee says:

    saya tertarik invest emas batangan.. tp msh blm tau banyak infonya.. btw klo emas batangan bersertifikat Antam, untuk yg 5g atw 10g harganya brp ya mba?

    hihi, sebelumnya maaf saya bukan mbak tapi mas๐Ÿ™‚ … kalau info sepertinya sudah banyak yang membahas, tinggal ketik kata kunci emas batangan di mbah google sudah dapat banyak informasi.. kalau untuk referensi harga yang cepat saya biasanya lihat webnya goldsmart http://goldsmart-9999.com/PemesananProduk/Pemesanan.html , disana lumayan merepresentasikan harga emas antam kalau membeli di pasaran..

  3. edratna says:

    Selama ini saya investasinya masih di Bank, biar sewaktu-waktu ada keperluan tinggal ambil. Bank nya juga tertentu, karena walau ada LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), yang dijamin hanya maksimal Rp.100 juta. Jadi, sebelum menyimpan, tetap harus mempelajari laporan keuangan Bank tsb, yang minimal setiap triwulan ditayangkan di Kompas, Bisnis Indonesia dll. Jadi, sebagai konsumen, kita tetap harus bisa menilai.

    Investas di bidang emas cukup baik, hanya jangan sampai menaruh telor dalam satu keranjang…..

    wah mampir juga bu, masih belum keurus blognya hehe .. kalau menurut yang saya baca memang emas sebaiknya hanya untuk tabungan jangka panjang saja, misalnya kita berencana ingin membeli rumah 10 tahun lagi atau mengumpulkan dana untuk kuliah anak-anak (kayak udah punya aja :P) yang jangka waktunya bisa 20 tahun.. Hal ini karena kita kan tidak tahu apa yang terjadi puluhan tahun kedepan, bisa saja krisis moneter atau negara bangkrut yang membuat nilai uang jadi turun.. Ini juga baru sekedar baca-baca saja ๐Ÿ™‚

  4. al fakhr says:

    melihat judul diatas ada baiknya kita investasi ke dinar emas atau emas 24 karat
    loe mau lihat peluangnya
    coba lu kllik di http://geraidinarbandung.wordpress.com/
    prose gampang kok
    ga ribet beli disini

    atau loe bisa investasi lukisan, lihat aja di
    tokolukisan.wordpress.com

    atau investasi rumah atau tanah
    propertidibandung.wordpress.com

  5. soeharto says:

    Kalo berencana atau pengen haji, kita nabung dinar atau kita simpan dinar itu akan lebih untung ngak yah?

  6. Si Bulet says:

    Tsah…saya mending dikasih emas batangan aja deh, daripada risoles๐Ÿ˜›

    jiahahahaha…

  7. hilman says:

    Coba invest Emas batangannya pake cara ini:

    http://www.KebunEmas.com

    Aku pernah ikutin seminarnya di Bandung, nyentrik juga sih…tapi bisa dipraktekin. Sekarang dah punya hampir 300 gram pake cara itu. Menarik sih…coba aja… atau liat blog nya http://www.SemuaSaudara.com

  8. Yos@abi says:

    di “KebunEmas”, emas nya riil atau hanya sekedar fiktif ? Kalo fiktif, ini bahaya, ketika terjadi rush.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: